Sapi Bali

Maret 3, 2012 Tinggalkan komentar

Sejarah : Sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan salah satu bangsa sapi asli dan murni Indonesia. yang merupakan keturunan asli banteng (Bibos banteng) dan telah mengalami proses domestikasi yang terjadi sebelum 3.500 SM di Indonesia selama berabad-abad, diduga di Pulau Jawa atau Bali dan Lombok karena sampai saat ini masih dijumpai banteng yang hidup liar di beberapa lokasi di Pulau Jawa, seperti di Ujung Kulon dan Pulau Bali menjadi pusat gen sapi Bali. Sapi Bali dikenal juga dengan nama Balinese cow yang kadang-kadang disebut juga dengan nama Bibos javanicus, meskipun sapi Bali bukan satu subgenus dengan bangsa sapi Bos taurus atau Bos indicus. Berdasarkan hubungan silsilah famili Bovidae, kedudukan sapi Bali diklasifikasikan ke dalam subgenus Bibovine tetapi masih termasuk genus bos. Dari Pulau Bali yang dipandang sebagai pusat perkembangan sekaligus pusat bibit, sapi Bali menyebar dan berkembang hampir ke seluruh pelosok nusantara. Penyebaran sapi Bali di luar Pulau Bali yaitu ke Sulawesi Selatan pada tahun 1920 dan 1927, ke Lombok pada abad ke-19, ke Pulau Timor pada tahun 1912 dan 1920. Selanjutnya sapi Bali berkembang sampai ke Malaysia, Philipina dan Ausatralia bagian Utara. Sapi Bali diintroduksi ke Australia antara 1827-1849.

Ciri spesifik : Sapi Bali mempunyai ciri-ciri fisik yang seragam. Ciri khas sapi Bali yang mudah dibedakan dari jenis sapi Indonesia lainnya adalah adanya bulu putih berbentuk oval yang sering disebut mirror atau cermin di bawah ekornya, serta warna putih di bagian bawah keempat kakinya menyerupai kaos/stoking putih. Warna bulu putih juga dijumpai pada bibir atas/bawah, ujung ekor dan tepi daun telinga. Sapi Bali memiliki pola warna bulu yang unik dan menarik dimana warna bulu pada ternak jantan berbeda dengan betinanya, sehingga termasuk hewan dimoprhism-sex. Pada umunya sapi Bali berwarna merah keemasan. Sapi Bali betina dan sapi jantan muda berwarna merah bata kecoklatan, namun sapi Bali jantan berubah menjadi warna hitam sejak umur 1,5 dan menjadi hitam mulus pada umur 3 tahun, tetapi bila sapi jantan dikastrasi/dikebiri warna bulunya akan berubah menjadi merah bata disebabkan pengaruh hormon testosteron. Disamping itu terdapat juga sapi putih dan hitam dengan warna yang tetap tidak berubah disebut sapi “injin”. Kadang-kadang bulu putih terdapat di antara bulu yang coklat (merupakan bintik-bintik putih) yang merupakan kekecualian atau penyimpangan ditemukan sekitar kurang dari 1%. Bulu sapi Bali dapat dikatakan bagus (halus) pendek-pendek dan mengkilap. Ciri khas pada warna bulu lainnya di bagian punggung terdapat warna hitam yang jelas dari bahu dan berakhir di atas ekor seperti garis lurus.

Karakter ukuran tubuh Sapi Bali : Bentuk tubuh sapi Bali menyerupai banteng, tetapi ukuran tubuhnya lebih kecil akibat proses domestikasi. Secara umum ukuran Baca selanjutnya…

Kategori:Veteriner

Anjing Dobermann

September 9, 2011 Tinggalkan komentar

  • Nama lain : Dobermann Pinscher
  • Ukuran
    Tinggi : 65 – 69 cm
    Bobot : 30 – 40 kg
  • Warna bulu : hitam, merah, coklat, atau biru
  • Tekstur : pendek dan lembut
  • Grup : grup 2 (FCI), working (UK dan AKC)

Di desa Apolda, negara bagian Thuringen, wilayah selatan Jerman, hiduplah Louis Dobermann. Ia bekerja sebagai penarik pajak, penangkap anjing, penjaga malam, dan mandor di rumah jagal setempat. Sebagai penjaga malam, ia membutuhkan anjing yang cocok menemani patroli. Selain itu, sebagai penagih pajak yang sering kali membawa uang dalam jumlah banyak dibutuhkan juga anjing pelindung. Baca selanjutnya…

Kategori:Veteriner

Tips Memahami Penyakit Alergi pada Golden Retriever

Agustus 30, 2011 Tinggalkan komentar

Ada benarnya ketika sebagian orang mengatakan bahwa untuk memelihara anjing. kita diwajibkan untuk bertanggung jawab atas keadaan yang ditimbulkan anjing tersebut. Termasuk dalam hal perawaatan, sehingga anjing anda tampak sehat.

Golden Retriever rentan terhadap banyak alergi kulit yang bisa mengarah ke masalah kesehatan serius jika tidak ditangani. Ada banyak alasan mengapa mereka terkena penyakit seperti infeksi, parasit, dan alergi lainnya.

Ada empat jenis penyebab alergi pada Golden Retriever yang harus diperhatikan:

  • Alergi Kutu
  • Alergi Makanan
  • Atopi (Reaksi alergi yang cepat muncul pada orang/hewan yang peka, hanya beberapa menit setelah kontak dengan sumber alergi)
  • Kontak Alergi

Alergi Kutu

Biasanya alergi ini disebabkan oleh air liur kutu. Jika hal ini terjadi maka pertama-tama anda akan melihat tonjolan kecil pada kulit berwarna kemerahan (meradang) yang secara perlahan akan berubah menjadi kerak. Jenis alergi ini umumnya terkena pada area punggung bawah, paha atas, perut dan kaki belakang. Gejala pada alergi ini yang paling umum adalah ketika menjumpai anjing anda menggaruk badannya secara berlebihan.

Alergi Makanan

Terkadang Golden Retriever memiliki alergi terhadap makanan. Makanan seperti gandum, susu sapi, dan kedelai mungkin bisa menjadi alasan untuk alergi jenis ini. Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa anjing anda bebas dari alergi makanan adalah dengan mengubah pola makanannya/diet. Bila anda mengubah diet, pastikan untuk memberikan jumlah yang cukup akan vitamin dan gizi. diet ini perlu dilanjutkan sampai delapan minggu tanpa gangguan apapun dan amati hasilnya. Baca selanjutnya…

Kategori:Veteriner

Tips menjadi seorang Dirigen/Conductor

Agustus 19, 2011 4 komentar

 

  1. Praktek berlatih di depan sebuah cermin yang besar. Cobalah untuk membuat gerakan halus dari lengan anda dan usahakan hanya lengan anda saja yang bergerak. Jangan biarkan tubuh anda ikut bergerak atau mengikuti irama, tetapi tubuh tidak kaku, posisi berdiri diam tapi santai.
  2. Hindari gerakan tangan yang lemas, seperti terkulai, atau kurang tenaga. Karena senjata seorang dirigen/conductor ada di gerakan tangan.
  3. Jaga pola tangan anda, gerakan yang simple sesuai dengan pola sudah cukup dalam memberi aba-aba. Hindari gerakan-gerakan yang hanya untuk mencari keindahan, dengan menambah lekuk-lekuk yang lain, karena hal ini akan membingungkan pemusik dan penyanyi.
  4. Jangan membuat gerakan tangan yang terlalu lebar atau terlalu kecil. Usahakan dapat dilihat semua penyanyi paduan suara.
  5. Lihatlah mata penyanyi anda saat memimpin, ini adalah suatu bentuk komunikasi dengan penyanyi, sehingga anda dapat mudah mengatur emosi penyanyi.
  6. Gambarkan ekspresi wajah anda sesuai dengan isi lagu. Agar suasana hati dapat disesuaikan dengan suasana dan maksud pengarang.
  7. Gerakkan lengan anda sesuai dengan emosi lagu, misal untuk lagu mars dan energic, gerakan tangan harus tegas, sementara lagu yang legato, gerakan tangan harus mengalun.
  8. Jika suatu saat, ketika anda memimpin paduan suara, anda kehilangan pola atau beat, cobalah mencari ketukan-ketukan berat, atau mengetuk satu per satu, dan gerakkan tangan membentuk ∞
  9. Insetting adalah hal yang paling penting dalam memimpin paduan suara. Insetting yang jelas pada awal lagu, akan mempengaruhi jalannya lagu hingga selesai. Hal yang penting dalam paduan suara adalah kontak bawah sadar antara dirigen/conductor dengan penyanyi. Caranya adalah sebelum memulai memimpin lagu, usahakan anda sudah meyakinkan penyanyi untuk siap, baik hati dan pikirannya. Lihat mata masing –masing anggota. Rasakan feel anda menyatu dengan penyanyi. Sehingga sepanjang “perjalanan” lagu, anda bisa mengontrol penyanyi. Dan yang terpenting, pusatkan perhatian penyanyi hanya pada diri anda.

 

oleh : Robertino Ikalinus

Kategori:Music

IMAJINASI

Imajinasi atau fantasi atau daya khayal sangat diperlukan untuk para pemusik khususnya para penyanyi. Karena berbeda dengan pemusik yang akan dipandu oleh not dan tanda-tanda musik serta pitch yang melekat pada instrumen masing-masing, para penyanyi harus mengandalkan dirinya sendiri sebagai pemusik sekaligus sebagai alat musik. Konkritnya tiap penyanyi harus bisa menghidupkan nyanyian sebelum nyanyian keluar dari mulutnya.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membina saat sebelum menyanyi yaitu:

  1. “Hochsitz” (ketinggian nyanyian terutama nada plafon dan nada basis)
  2. Citra Musik (penyanyi diharapkan dapat membayangkan citra musik, lembut keras, tebal tipis, panjang pendeknya musik, dan tinggi rendahnya.
  3. Sinyal (tanda-tanda yang diberikan secara sengaja ataupun tidak dalam musik). contoh sinyal: kata-kata, tanda, Instrumen, Ruangan, Kondisi penyanyi dan pengiring.

Nb: untuk ulasan lebih lengkap, dapat dibaca pada artikel selanjutnya..

 

Kategori:Music

Siberian Husky

Mei 18, 2011 6 komentar

Siberian Husky adalah suatu anjing aktif yang dimulai diternakkan di Siberia timur. Siberian Husky adalah suatu anjing ukuran menengah.

Anjing eskimo Siberian adalah anjing ulet, terkenal kemampuan mereka untuk tumbuh dengan subur di udara dingin , mereka dapat bekerja dan tinggal di temperatur  negatif 75 derajat Fahrenheit (-60ºc). Mereka mula-mula diternakkan oleh suku bangsa Chukchi untuk penggunaan sebagai anjing desa untuk memenuhi tugas menggembalakan rusa kutub, menarik kereta luncur, dan memelihara kehangatan anak-anak.

Penampilan

Banyak orang melihat anjing siberian memiliki persamaan dengan Alaskan Keturunan Malamute, Siberians mempunyai bulu lebih tebal dibanding hampir semua anjing. Warna yang yang paling umum adalah putih, putih dan copper-red juga abu-abu dan hitam, dan putih murni, meskipun demikian banyak spesies mempunyai warna coklat, kemerah-merahan, dan beberapa berbintik belang. Mereka cenderung untuk mempunyai penampilan seperti serigala. Ini mungkin dalam kaitan dengan fakta bahwa Anjing eskimo adalah salah satu dari minoritas anjing ternakan yang berhubungan erat dengan serigala dan oleh karena itu, sebagian orang takut kepada anjing ini. Tetapi mereka juga terkenal karena daya tahan tubuh dan keakraban mereka.

Mata

Mata Anjing berwarna coklat, atau biru. Warna mata biru adalah karakteristik tetapi lebih dominan. beberapa jenis mungkin punya satu warna coklat mata atau hazel dan yang lain biru ,disebut “bi-eyed” atau mungkin punya warna lain dan biru mencampur selaput pelangi satu atau kedua-duanya mata ciri ini disebut “parti-eyed” oleh Penggemar Siberian. Ini adalah salah satu dari minoritas menternakkan mata berbeda warna diijinkan  untuk pertunjukan.
Baca selanjutnya…

Kategori:Veteriner

REPLIKASI GEN

Mei 15, 2011 2 komentar

Replikasi gen merupakan perbanyakan/dupliksi gen, kejadian ini ditemukan pada saat pembelahan sel, baik itu pembelahan mitosis maupun pembelahan meiosis. Peneliti meyakini bahwa pada kromosom terdapat gen-gen pembawa informasi genetik.

Pada saat itu belum banyak diketahui bagaimana bentuk gen itu. Kemudian pada tahun 1928 seorang akhli mikrobiologi berkebangsaan Inggris bernama Griffith. Dengan menggunakan bakteri Diplococcus pneumonia meneliti tentang materi genetik bakteri tersebut, kesimpulan yang didapat adalah pembawa informasi genetik adalah DNA. Penelitian berikutnya dilakukan oleh Oswold Avery pada tahun 1944 di Institut Rokefeller New York dengan menggunakan bakteri yang sama tapi dengan metoda yang berbeda (lebih canggih) yaitu bakteri strain patogen diambil materi genetiknya lalu dimurnikan dan akhirnya dimasukkan ke dalam sel bakteri nonpatogen, hasilnya bakteri nonpatogen itu menjadi patogen, dengan demikian diyakini pembawa informasi genetik itu adalah DNA. Sampai disini disepakati bahwa Gen itu adalah: bagian atau segmen dari DNA yang berperan sebagai pembawa informasi gentik melalui pembentukan secara tidak langsung molekul-molekul protein. Kemudian timbul pertanyaan bagaimanakah bentuk DNA itu, ini belum bisa dijawab.


Baca selanjutnya…

Kategori:Veteriner