Beranda > Veteriner > TERMINOLOGI MEDIS BAGIAN-BAGIAN TUBUH HEWAN

TERMINOLOGI MEDIS BAGIAN-BAGIAN TUBUH HEWAN

Terminologi patologi veteriner

Patologi (Indonesia); pathologia (Y), pathos: penyakit, logos: ilmu) : ilmu tentang penyakit.

Patogenesis (Indonesia); pathogenesis (Y): perkembangan yang progresif dari suatu proses penyakit; sejak mulai timbulnya lesi sampai berakhirnya penyakit tersebut.

Lesi: Abnormalitas di dalam sel, jaringan, atau organ yang ditimbulkan oleh penyakit

Diagnosis (Y): penentuan jenis penyakit (pengenalan penyakit) yang di derita oleh pasien (hewan); kesimpulan yang dibuat oleh drh berdasarkan pemeriksaan fisik atau laboratorik tertentu (misalnya patologik, mikrobiologik, parasitologik)

Diagnosis patologik: penentuan jenis penyakit berdasarkan pemeriksaan patologik

Biopsi: pengambilan contoh jaringan (secara bedah) dari hewan hidup untuk kepentingan pemeriksaan patologik (histopatologik)

Nekropsi (seksi, otopsi, bedah bangkai, pemeriksaan pascamati): pemeriksaan secara makropatologik pada bangkai hewan untuk menentukan sebab-sebab kematian atau sebab-sebab penyakit pada seekor/sekelompok hewan sehingga dapat dilakukan tindakan penanggulangan penyakit.

Trauma (kerusakan, kelukaan): kerusakan pada jaringan yang disebabkan oleh benturan fisik yang mendadak sehingga mengakibatkan sobeknya jaringan-jaringan tertentu

Hemorrhagik: keluarnya darah dari sistem kardiovaskular

Degenerasi: gangguan morfologik dan fungsional pada sel, jaringan atau organ yang bersifat reversibel

Nekrosis: gangguan morfologik dan fungsional pada sel, jaringan atau organ yang bersifat permanen

Edema: timbunan cairan ekstraselular yang berlebihan di dalam ruang cairan interstitial (diluar kompartemen cairan pembuluh darah dan kompartemen cairan selular). Contoh: edema pulmonum

Radang: reaksi suatu jaringan hidup terhadap lesi tertentu, yang mencakup perubahan-perubahan pada pembuluh darah terminal, darah, dan jaringan ikat untuk mengeliminasi penyebab lesi dan menambal kerusakan jaringan

Nama radang pada berbagai jaringan/organ:

Nama jaringan/organ + akhiran –itis. Contoh: hepar; radang hepar: hepatitis

Neoplasia (tumbuh ganda, tumor): suatu jaringan abnormal yang tumbuh terus-menerus melampaui dan tidak terkoordinasi dengan pola pertumbuhan jaringan normal, dan bersifat permanen walaupun penyebabnya telah dihilangkan

Tumor (arti kata): kebengkakan pada jaringan (massa)

Cancer (kanker) (arti kata): tumor ganas

Nama tumbuh ganda pada berbagai jaringan/organ:

Neoplasma dapat bersifat tenang (benigna) atau ganas (malignan)

Tumbuh ganda tenang pada jaringan mesenchymal: jaringan asal + akhiran –oma; ganas: jaringan asal + sarcoma. Contoh: tumbuh ganda tenang pada fibroblas – fibroma; ganas: fibrosarcoma

Tumbuh ganda tenang pada endothel: jaringan asal + oma; ganas: jaringan asal + sarcoma. Contoh: tenang: hemangiona;

ganas: hemangiosarcoma

Tumbuh ganda tenang pada epithel: jaringan asal + adenoma; ganas: jaringan asal + carcinoma. Contoh: papilloma (tenang); squamous cell carcinoma (ganas)

Terminologi diagnosis fisik

Diagnosis: penentuan jenis penyakit yang di derita oleh hewan

Auskultasi: pemeriksaan dengan cara mendengarkan bunyi yang timbul dalam tubuh hewan (misalnya cor, pulmo). Alat yang digunakan adalah stethoscope

Percusi (periksa ketuk): cara pemeriksaan dengan ketukan jari atau alat khusus (hewan) pada dinding rongga tubuh hewan agar dari bunyi yang diperoleh dapat ditentukan keadaan organ tertentu. Misalnya: pulmo

Palpasi (periksa raba): pemeriksaan dengan cara meraba organ tertentu

Prognosis: ramalan dari akhir suatu penyakit.

Prognosis fausta: baik; dubius: ragu-ragu;  infausta: buruk

Terminologi pengobatan (therapeutik)

Pengobatan preventif: pengobatan dengan tujuan pencegahan penyakit

Pengobatan kuratif: pengobatan dengan tujuan untuk menyembuhkan penyakit

Resep (aturan pengobatan): petunjuk untuk membuat dan menggunakan obat

Antibiotik: suatu produk yang dihasilkan oleh mikroorganisme tertentu yang dapat membunuh atau menghambat mikroorganisme lain

Dosis: takaran obat yang diberikan dalam suatu pengobatan tetentu

Antibiotik spektrum sempit (khusus): jenis antiobiotik yang hanya dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri golongan tertentu. Misalnya bakteri gram negatif atau gram positif

Antibiotik spektrum luas: jenis antibiotik yang dapat membunuh atau menghambat bakteri gram negatif dan positif

Antibiotik yang bersifat bakterisidal: jenis antibiotik yang dapat membunuh jenis bakteri tertentu

Antibiotik yang bersifat bakteriostatik: jenis antibiotik yang hanya dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu

Share on Facebook

Like this on Facebook

Kategori:Veteriner
  1. sukron
    April 1, 2011 pukul 3:54 pm

    i love it.. semangat bet……….

    • alfo91
      April 2, 2011 pukul 3:07 pm

      matur suwun sukron,,,

      klo ada comment n kritik saran,, langsung aja,,
      thank,,

  2. Januari 20, 2013 pukul 9:42 pm

    Hello, just wanted to say, I enjoyed this article.
    It was practical. Keep on posting!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: