Beranda > Veteriner > KONSEP PENJABARAN TERMINOLOGI MEDIS VETERINER

KONSEP PENJABARAN TERMINOLOGI MEDIS VETERINER

  1. Kata-kata Dasar Istilah Medis Veteriner

a. Untuk menunjukkan arah:

Medianus (L): di tengah-tengah

Sagittalis (sagitta, L: anak panah): penampang memanjang sejajar dengan dataran median

Medialis (L): terletak ditengah; terletak menghadap ketengah

Intermedius (L): terletak di tengah-tengah; terletak diantaranya

Lateralis (L): berhubungan dengan sisi; termasuk bagian sisi atau kearah sisi

Cranialis (L): berhubungan dengan kepala; termasuk kepala; letaknya kearah kepala

Caudalis (cauda, L:ekor): berhubungan dengan ekor; termasuk ekor; terletak di arah ekor

Anterior (L): terletak lebih ke depan; kata yang berlawanan: posterior

Rostralis (L): kearah rostrum (L, paruh); bagian paling depan dari kepala; Sinonim: cranialis; lawan kata: caudalis

Posterior (L): terletak lebih kebelakang; lawan kata: anterior

Dorsalis (L): termasuk punggung; kearah punggung; terletak di sisi punggung

Ventralis (L): berhubungan dengan perut; termasuk perut; terletak ke arah perut

Superior (L): lebih tinggi; lebih di atas

Inferior (L): paling bawah

Internus (L): bagian dalam

Externus (L): terletak di sebelah luar; di luar; untuk di luar

Dexter (L): sebelah kanan; kanan; terletak di bagian kanan

Sinister (L): sebelah kiri; kiri; terletak di bagian kiri

Longitudinalis (longitudo, L: panjangnya): bergandengan dengan panjangnya

Transversus (L): berjalan melintang

Superficialis (L): terletak pada permukaan

Profundus (L): dalam

Proximalis (L): terletak di dekat pangkal/bagian basis

Distalis (L): menjauh dari pangkal/bagian basis

Peripheri (Y): sisi luar; bagian tepi

Centralis (Y) (centrum, L: pusat): terletak di tengah-tengah; pusat

b. Cara Membaca Istilah Medis Veteriner

Awalan dan akhiran dengan huruf – ae: dibaca – e

Huruf – c yang di dahului huruf hidup pada umumnya dibaca – k; kecuali beberapa kata, misalnya sebaceus dibaca – s

Huruf-c diawal kata dibaca – k

Jika terdapat dua huruf c yang terpisah pada suatu kata, maka huruf –c yang pertama dibaca –s dan huruf c kedua dibaca –k. Contoh: caecum

Cara penulisan model Amerika: -ae ditulis –e. Contoh: caecum ditulis sebagai cecum

2. Awalan dan Akhiran dalam istilah Medis Veteriner

Awalan:

a (Y); tidak; bukan; tanpa

ab (L): dari; menjauhi

ad (L): dekat; ke

de (L): dari; di bawah; menghilangkan sesuatu

e (L): tidak; tanpa; ke luar; lepas

Akhiran yang menunjukkan tunggal atau jamak:

-a: tunggal. Contoh: costa

-ae: jamak. Contoh: costae

-is: tunggal. Contoh: testis

-es: jamak. Contoh: testes. Dapat juga –e: jamak. Contoh: os nasale

-um: tunggal. Contoh: caecum

-a: jamak. Contoh: caeca

-us: tunggal. Contoh: bronchus

– i : jamak. Contoh: bronchi

3. Bentuk-bentuk Kombinasi dalam Istilah Medis veteriner

Bervariasi:

Huruf – akhir pada istilah pertama diganti huruf –o, kemudian di gabung dengan istilah kedua. Contoh: trachea dan bronchi; jika di gabung akan menjadi: tracheo-bronchi

Variasi lain: dorsalis dan ventralis; jika digabung akan menjadi: dorso-ventralis

Variasi lain: ileum dan caecum; jika digabung akan menjadi: ileo-caecalis

Variasi lain: adenoma dan carcinoma; jika digabung akan menjadi: adeno-carcinoma

Share on Facebook

Like this on Facebook

Kategori:Veteriner
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: